Sesungguhnya untuk mencetak kader tangguh
yang punya pola fikir syumul (integrated) terhadap agama ini diperlukan
pembinaan dan pembentukan kepribadian sejak dini (kecil) dengan mengisi hati
dan pikiran mereka dengan Al-Qur’an kalamullah, dengan begitu al-qur’an
diharapkan akan menjadi filter, dasar berpikir, alat motivasi dan dorongan
untuk berkarya sekaligus membentuk ghirah dan semangat mereka terhadap
Islam tak pernah padam, maka dipandang perlu adanya Rumah Tahfidz sekaligus
dasar pendidikan dari Bustanul Athfal (TK) sampai Ma’had Aliy (Perguruan
Tinggi) yang mempunyai dasar kurikulum yang terintegral dengan Zikir dan Fikir
yang dapat menumbuhkan dan menetapkan kecerdasan emosional (Emotional Question)
dengan kecerdasan intelektual (Intelektual Question) terpadu dalam kecerdasan
spiritual (Spritual Question) sementara berangkat dari interigralisasi dari 3
kecerdasan tersebut menbutuhkan wadah/situasi atau yang dapat menjadi Rihlah
Rulhyah (Rekreasi Batin) untuk dapat merenung ditengah Alam yang indah,
merasakan kebesaran (Tuhan) dan mencoba mendekati Dia dalam hati dan rasa
dengan berzikir dan berwirid yang tujuannya ialah untuk menenangkan hati,
menginstopereksi diri (Muhasabah), menggali potensi hati dan ruhiyah untuk
membangun kekuatan ruh, akal dan hati dalam dimensi tauhid yang aplikatif,
berangkat dari itu maka dibutuhkan medan atau wisata hati yang dapat menunjang
hal tersebut.
Hal
yang sama dalam membangun peradaban Islami maka dibutuhkan Visi membangun masyarakat
dalam berbagai bidang, membina agama mereka, mendampingi mereka dengan
mengajarkan skill/ketrampilan hidup mereka mengajarkan skill/keterampilan hidup
untuk dapat mandiri dalam mencari nafkah kehidupan maka dipandang perlu usaha
peternakan, perikanan perkebunan, home Industri, pertokoan, pasar dan lembaga
keuangan dan koperasi sebagai badan/lembaga yang dapat menumbuh kembangkan
usaha mereka.
Adanya aspek social kemasyaratan berdasar
karena keinginan untuk membantu mereka yang Dhu’afa dan miskin (miskin ilmu,
miskin keyakinan dan miskin harta) semoga kita tidak terkena ayat sebagai
orang yang mendustakan agama, jadi program kedepan pembebasan biaya fakir
miskin, anak yatim, dan Dhua’fa dari biaya sekolah pendampingan miskin dan
pembinaan, home industry bagi ibu-ibu rumah tangga.
Kemudian adanya rumah sehat dan taman
herbal yaitu tujuannya bagaimana kita memperkenalkan Thibbun Nabawiy Rasulullah
contohkan, begitu pula dengan konsep Back to Nature, sekaligus memberi
pelayanan herbal sebagai obat dan Bekam sebagai tata cara yang diicontohkan
rasul untuk mengobati berbagai penyakit.
Dan tidak kalah pentingnya pula ialah
perlunya kita menpersiapkan generasi Rabbani yang harus mempunyai pola pikir
untuk mau dan sudah akan kewajibannya terhadap peradaban islami ini,
sehingga anak-anak kita sekaligus generasi kita harus mnewariskan
cita-cita, visi dan misi serta ghirah Islam orang tuanya sehingga mereka punya
tanggung jawab melanjutkan estafet perjuangan yang tidak pernah mati yaitu demi
tegaknya agama Allah dan membuminya syariat Allah dimuka bumi ini.
Allah Akbar, wala haula wala quata illa
billah, generasi yang kita idamkan adalah generasi Rabbani yang Qarratu A’yun
yang cerdas dan punya kemandirian istiqamah memegang prinsip, tak ada yang dia
takuti kecuali Allah, hanya kepada Rabbnya pengabdiannya cintanya dan
loyalitasnya, bahkan rela mengorbankan apa saja yang mereka miliki demi
kejayaan Islam dan demi berusaha menyebarkan indahnya ber Islam, Cikal bakal
lahirnya generasi ini tidak mungkin tanpa kerja keras, dukungan yang total,
serta prinsip kerja baja yang mengiringinya, dibutuhkan rasa tanggun jawab yang
besar, rasa amanah yang kuat usaha tanpa putus asa dan semangat yang tak pernah
padam sekaligus doa yang tak pernah putus.
Olehnya itu dukungan doa, moril maupun
materil sangat kami harapkan untuk menjadikan mimpi indah ini jadi kenyataan,
semoga setiap yang kita bantukan jadi amal jariah bagi kita kelak sekaligus
menjadi proyek raksasa ini menjadi atsar (bekas-bekas amalan kita semua) yang
akan menjadi kebanggan kita di padang mahsyar. didunia saja malaikat langit dan
bumi terkagum-terkagum dan bertasbih, mendoakan kita semua, dan pada akhirnya
kita akan dikenang sepanjang masa, didoakan dan ditangisi kepergian kita karena
cita-cita kita hidup dihati mereka, mendarah daging disekujur tubuh mereka,
yang pada akhirnya kita meninggalkan amalan ini semua akan menjadi amal jariah
buat kita semua yang telah menanamnya. Amiin , amiin ya Rabbal Alamii






Tidak ada komentar:
Posting Komentar